Halaman

Selasa, 25 Juni 2024

open house bupati kulon Progo kembali di buka


Wates - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo mencoba mengaktifkan kembali program open house bupati ( sapa warga ) Kamis pagi di jaman pak Hasto wardoyo yang sempat vakum cukup lama.

Rumah Dinas Bupati pun kini dibuka lebar bagi masyarakat yang hendak memanfaatkan program tersebut.

Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo , Srie Nurkyatsiwi mengatakan Sapa Warga dibesut sejak masa kepemimpinan Bupati Hasto Wardoyo.

"Namun karena Pandemi COVID-19, kegiatan ini sempat terhenti dan kini kami coba hidupkan kembali," jelas Siwi pada Jumat (21/06/2024).


Menurutnya, Sapa Warga jadi wadah bagi Pemkab Kulon Progo dan masyarakatnya untuk saling bersinergi dan mencari kecocokan.

Terutama dengan apa yang menjadi kebutuhan dari masyarakat serta kebijakan yang telah disiapkan.


Pada pertemuan perdana ini, Siwi banyak menerima masukan dari masyarakat terkait berbagai program pembangunan.



Khususnya di sektor infrastruktur jalan yang masih banyak membutuhkan sentuhan perbaikan.

"Adapula soal pemberdayaan masyarakat lewat UMKM, yang perlu dibenahi agar bisa lebih baik," ujarnya.

Siwi pun mengapresiasi masyarakat yang telah memanfaatkan program Sapa Warga ini.

Sebab mereka juga memberikan berbagai masukan yang sekiranya bisa menjadi bahan untuk kebijakan berikutnya.

Sapa Warga pun rencananya akan dilaksanakan secara rutin, yaitu pada minggu pertama dan minggu kedua setiap bulannya.

Nantinya tiap pertemuan juga akan dibuatkan tema khusus.

"Kalau ada tema khusus nanti pembicaraannya bisa lebih fokus dan tindaklanjutnya bisa lebih optimal," kata Siwi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo, Agung Kurniawan mengatakan masyarakat perlu mendaftar dulu untuk bisa mengikuti Sapa Warga. Pendaftaran bisa dengan langsung datang ke Pos Penjagaan Rumah Dinas Bupati atau melalui tautan s.id/SapaWargaKP.

Pada pertemuan perdana ini, jumlah peserta untuk sementara dibatasi maksimal 10 orang.


Meski begitu jumlah peserta bisa bertambah seiring dengan situasi dan kondisi.

"Kegiatan Sapa Warga akan kami lakukan setiap dua minggu sekali," kata Agung.

Senin, 27 Mei 2024

kolaborasi Kim dan Tbm dalam acara 2 in 1

Tuksono : pada hari Minggu dan Senin (26 dan 27 mei 2024 ) Kim nas community bersama tbm seruni mengadakan kegiatan 2 in 1 dalam rangka kampanye sertifikat halal gratis dan literasimenulis karya ilmiah ,acara pertama donor darah masal yg sudah rutin di laksanakan tiap 3 bulan sekali bertempat di sekretariat 2 Kim nas community yang di ikuti sekitar 40 pendonor aktifbinaan Kim nas community,acara itu di hadiri beberapa tokoh di antaranya

 bapak Ahmad Basuki calon bupati kulon Progo dan ketua ranting NU Tuksono kyai Mastur amin ,beberapa pendonor juga gagal donor karena beberapa kendala di antaranya Hb rendah ,3 bulan sebelum ini pernah bekam dan yg agak lucu karena makan sebelum 3 jam dari waktu donor 
Acara ke 2 di hari Senin 27 mei di prakarsai tbm seruni bekerjasama dengan balai bahasa yogyakarta dan universitas akprind Yogyakarta narasumber pertama dr Rahayu khasanah S.T.M.eng  dari akprind menerangkan cara cara pembuatan karya ilmiah dari awal sampai akhir hal hal yang berkaitan dengan karya ilmiah di kupas tuntas 
Sedangkan narasumber ke 2 mbak sotyarani  padmarintan guru lulusan UGM ini menerangkan seluk beluk pembuatan cerpen dan cerita fiksi 
Hadir dalam acara ini Kabid bby bidang literasi bapak Nor hadi dkk sedangkan peserta yang hadir dari tbm tetanggapara murid ma Ma'arif Nuha kelas 10 dan 11serta para pengurus tbm seruni( Muhammad ulum )

Jumat, 17 Mei 2024

pelatihan jurnalistik bersama kompas dan Kominfo DIY

Coworking Space Diskominfo DIY Gelar Pelatihan Foto Jurnalistik

Untuk meningkatkan keterampilan dan kemahiran di bidang fotografi bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) maka Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta  menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas komunitas khususnya pembuatan foto jurnalistik yang menarik agar dapat digunakan dalam menyampaikan pesan atau cerita yang kuat bagi pembacanya yang berlangsung di Ruang Kresna, Kantor Dinas Kominfo DIY, Rabu (15/5/2024) sore.

Dalam sambutan pembukanya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta, Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, S.I.P., M.Si berharap kepada seluruh para peserta pelatihan dapat mengikuti kegiatan secara tuntas agar dapat mengekplorasi kemampuannya dan lebih berkembang keterampilan fotografinya dalam mendukung liputannya.


Hadir sebagai narasumber Fotografer Harian Kompas, Ferganata Indra Riatmoko yang memberikan beberapa tips membuat foto yang dapat menarik perhatian pembaca dengan cepat. Menurutnya sebelum memotret perlu memperhatikan komposisi dengan cara mengamati ruang kosong, garis dan elemen lainnya di sekitar subyek menggunakan aturan sepertiga atau ekperimen dengan komposisi yang tidak simetris untuk menciptakan ketertarikan visual.

Sebaiknya menggunakan cahaya alami sebanyak mungkin, seperti saat matahari terbit atau tenggelam guna memberikan atmosfer yang menarik. Serta mencoba sudut yang tidak biasanya dengan memotret dari atas, bawah, atau samping demi memberikan perspektif yang menarik.

“Yang perlu diingat adalah hindari cahaya langsung yang terlalu terang atau bayangan yang terlalu keras karena pencahayaan memainkan peran besar dalam menciptakan sebuah foto yang menarik,” jelas Indra.

Di akhir paparan materinya, Indra mengingatkan perlunya mempertimbangkan background foto dan memastikan latar belakang tidak mengganggu subyek utama. Jika memungkinkan perlu memilih latar belakang yang sederhana atau menerapkan teknik blur (Depth of Field) untuk mengaburkan latar belakang karena memiliki latar belakang yang kabur dapat membuat subjek pemotretan lebih menonjol.

“Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan bereksperimen dengan setting, komposisi dan teknik yang berbeda, serta tidak ragu untuk mengeditnya secara bijak agar tidak berlebihan yang dapat mengakibatkan hasil foto terlihat tidak alami,” pungkasnya.

Di akhir sesi tanya jawab ketua Kim nas community dari kulon Progo memohon kepada kompas untuk di kasih kesempatan untuk mengirim berita di pojok kompas agar Kim semakin terkenal ( Ika agustina |KIM nas community)


sejarah kim nas community

#kimnascommunity