Halaman

Minggu, 27 Maret 2022

Donor darah dan pelatihan admin web kim

Pada hari Minggu 27 Maret 2022 bertempat di sekertariat Kim nas community Desa Tuksono ,di selenggarakan kegiatan rutin donor darah dalam rangka menyambut ramadhan 1443H dalam kesempatan itu juga dilaksanakan pembukaan pelatihan admin web untuk Kim yang di fasilitasi oleh IST akprind Yogyakarta hadir dari perwakilan ist Akprind sebagai  PIC :  Renna Yanwastika Ariyana, S.T., M.Kom.
Dan sebagai narasumber ada:
- Rr. Yuliana Rachmawati K, S.T., M.T.
- Erfanti Fatkhiyah, S.T., M.Cs.
- Uning Lestari, S.T., M.Kom.
Acara pelatihan di buka oleh ibu Yuliana di lanjutkan sambutan oleh ketua FKIM kulon Progo zazin Sulaiman yang menyampaikan ucapan terima kasih untuk para relawan pendonor sukarela dan ucapan terima kasih untuk akprind yang sudah mempercayai FKIM kulon Progo sebagai pembuka pelatihan admind web Kim yang nantinya akan di pakai Kim Nusantara hadir juga dalam acara itu ketua FKIM DIY perwakilan FKIM Sleman ,FKIM Bantul dan juga FKIM kulon Progo 
Zazin juga menyampaikan ke depan pelatihan ini akan di lanjutkan di Lab IST akprind dan di jadwalkan mulai habis lebaran tiap Minggu sesuai kesepakatan dari Kim masing masing kabupaten .
Pic akprind ibu reena  menjelaskan kegiatan ini kedepan akan jadi sarana Kim menuju go digitalisasi 
Dan para narasumber menjelaskan sekaligus mempraktekkan langsung bagaimana kedepan nanti tiap Kim bisa jadi admind dan dapan mengunggah kegiatan mereka juga di sisipkan dalan web sebuah tap diskusi yang nantinya akan di gunakan diskusi online tiap Kim dari tanya jawab dan berbagi informasi laman bisa di akses di fkkimnusantara.org
Acara di tutup dengan serah terima kenang kenangan dan foto bersama

Sedang kegiatan donor darah di hadiri dari relawan juga ketua PGN makoda kulon Progo gus yusron ,ketua karang taruna Desa Tuksono ,ketua pikR seruni desa Tuksono dan pengurus serta anggota Kim nas community 
Acara donor darah ini bekerjasama dengan PMI kulon Progo dan menjadi kegiatan rutin 3 bulanan di Kim nas community
Kegiatan ini di tutup dengan sosialisasi GNASTO(Gerakan Nasional sehat tanpa obat ) oleh distributor kangen water Yudhi Ardiyanto 
Ucapan terima kasih juga terucap untuk para donatur yang membantu kegiatan ini 
Bapak Rudiatna mantan kadis Kominfo 
Panewu Sentolo mantan Kabid IKP Kominfo KP
Kangen water,koperasi cu sanqti,juga IST akprind Yogyakarta
#kimnascommunity

Kamis, 17 Februari 2022

TTG untuk Kim nas dari ist akprind yogyakarta


Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Nyai Ageng Serang (NAS) Community Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo merupakan jembatan informasi antara warga masyarakat dengan pemerintah dalam aspek yang berkaitan dengan pengembangan desiminasi informasi di bawah bimbingan Dinas Kominfo Kulon Progo. Melalui KIM NAS Community, warga yang bergabung menjadi anggota berkesempatan untuk bisa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap agar tumbuh dan berkembang menjadi pusat kegiatan yang mandiri agar mewujudkan masyarakat yang produktif dan mandiri.

Saat ini KIM NAS Community merintis usaha keripik singkong, sebab bahan baku yang melimpah dan selama ini belum pernah dimanfaatkan secara maksimal. Proses produksi keripik singkong sendiri hingga kini masih dilakukan secara manual, sehingga memakan waktu yang lama. Program Studi Teknik Mesin melalui program pengabdian pada masyarakat menghibahkan alat berupa diseminasi Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk mempermudah proses produksi keripik singkong agar tercipta efisiensi pada saat produksi sehingga dapat meningkatkan produktivitas, yakni “Alat Pengiris Singkong.”

Penyerahan TTG berupa alat pengiris singkong dilaksanakan pada Kamis (7/10) bertempat di Sekretariat 2 KIM NAS Community. Bambang Susilo, S.Si, M.Eng., Kabid KIP Dinas Kominfo Kulon Progo yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada IST AKPRIND Yogyakarta atas kerja sama yang dijalin dengan KIM, sekaligus berharap agar kerja sama ini terjalin dengan baik agar KIM terus berkembang. Lebih lanjut, KIM bisa menjadi mitra perguruan tinggi, pihak swasta, maupun dari kelompok swadaya masyarakat. TTG berupa alat pengiris singkong yang diserahkan oleh IST AKPRIND Yogyakarta kepada KIM NAS Community merupakan salah satu implementasi kerja sama KIM dengan perguruan tinggi yang diharapkan akan bisa dimanfaatkan oleh anggota KIM untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Harapannya, kerja sama ini bisa diperluas tak hanya dengan KIM NAS, tapi juga dengan KIM yang lain, imbuhnya.

Sementara itu, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya TTG berupa alat pengiris singkong diharapkan dapat ditingkatkan dan dikembangkan sehingga memiliki nilai ekonomis yang lebih baik. Beberapa waktu ke depan akan diluncurkan TTG lain serta pendampingan mengenai penerapan TTG. Selain kegiatan ini, nanti juga diharapkan terjalin kerja sama berupa KKN Tematik, paparnya.

Bersamaan dengan acara penyerahan TTG, diselenggarakan pula acara donor darah. IST AKPRIND Yogyakarta juga berkontribusi pada acara tersebut, bahkan Rektor juga turut serta mendonorkan darah pada kesempatan tersebut. Acara ini dihadiri di antaranya oleh Bambang Susilo, S.Si., M.Eng, Kabid IKP Dinas Kominfo Kulon Progo, Rektor IST AKPRIND Yogyakarta Dr. Edhy Sutanta, S.T., M.Kom., Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Ir. Toto Rusianto, M.T., serta Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja sama Dr. Emy Setyaningsih, S.Si., M.Kom. Selain itu juga dihadiri oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LPPM IST AKPRIND Yogyakarta Beny Firman, S.T., M.Eng., Ketua Jurusan Teknik Mesin Dr. Hadi Saputra, S.T., M.Eng., Sekretaris Jurusan Yuli Purwanto, S.T., M.Eng., Ketua KIM NAS Community Zazin Sulaiman, Punukan Wates, Klajuran Nanggulan, serta perwakilan dari beberapa UMKM. (rsw)

Minggu, 02 Januari 2022

pengukuhan FK Kim DIY


Yogyakarta Kamis 30 Desember 2021
*FKIM DIY dikukuhkan Guna Tingkatkan Peran KIM dan Perlancar Arus Informasi*

Guna mendorong berkembangnya keberadaan dan jumlah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara mandiri sebagai wahana informasi dan komunikasi, serta meningkatkan peran KIM dalam memperlancar arus informasi dan komunikasi antara pemerintah dengan kelompok masyarakat sebagai mitra kerja, maka Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Rony Primanto Hari mengukuhkan kepengurusan Forum KIM DIY periode 2022-2025 yang berlangsung di Aula Kresna Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) DIY, Komplek THR Yogyakarta, Kamis (30/12/2021).
Perwakilan FKIM kulon Progo diwakili
1 zazin Sulaiman dari Kim nas community
2 Nanang timbul santoso dari Kim ngrojo 
3 Tri Wahyudi dari Kim sumber rejeki
4 Bambang Widi dari Kim pisang mas
5 fajar dari Kim gressa Arum 
6 Mulyono dari Kim sendangsari 

Prosesi pengukuhan kepengurusan Forum KIM DIY dihadiri oleh Ketua Forum Komunikasi KIM Nusantara, Yus Hartiman yang didampingi Sekretaris Forum Komunikasi KIM Nusantara, Bobbin Nila Prasanta Yudha, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo DIY, Rakhmat Sutopo, bersama Kepala Seksi Penyelenggaraan Komunikasi Publik Dinas Kominfo DIY, Wiwik Lestariningrum, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten dan Kota di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Usai mengukuhkan kepengurusan Forum KIM DIY, Kepala Dinas Kominfo DIY, Rony Primanto Hari memberikan arahan kepada seluruh jajaran pengurus agar bekerja untuk membantu KIM yang ada dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam rangka berkomunikasi maupun menyebarkan berbagai informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Cita-cita untuk membentuk forum ini sebenarnya sudah lama karena kita merasakan bahwa manfaat dari Kelompok Informasi Masyarakat itu sangat besar. Apalagi di era pandemi ini ketika berbagai macam berita hoaks banyak tersebar di masyarakat maka KIM ini menjadi garda terdepan yang bisa membantu kami dalam rangka memerangi berita hoaks, dan menyosialisasikan berbagai macam kebijakan-kebijakan pemerintah terkait bagaimana mengatasi Covid-19,” ungkap Rony.

Ia juga berharap di masa depan apabila sudah tidak ada pandemi Covid-19, KIM mempunyai peranan yang cukup besar walaupun teknologi informasi sudah banyak digunkan di era digital, namun KIM masih sangat dibutuhkan untuk mengedukasi dan meliterasi masyarakat. Oleh karena itu pengurus yang sudah terpilih dan dikukuhkan bisa meningkatkan pengetahuan dan kompetensinya agar bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berbagai hal tidak hanya terkait dengan kebijakan pemerintah tetapi tentang bagaimana penggunaan teknologi informasi, teknologi digital bahkan kegiatan lain yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan atau menggerakkan perekonomian di daerah terutama di wilayah perdesaan. 

Jumat, 24 Desember 2021

audensi FKIM Nusantara FKIM DIY dan FKIM kulon Progo dengan ist akprind Yogyakarta



      Yogya, 24/12/2021

    Bertempat di Ruang Auditorium INSTITUT Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta digelar Audensi antara Rektor Akprind dan Jajaran baik Wakil Rektor dan Juga Lppm serta para Ketua Jurusan atau Program Studi ikut hadir dalam audensi dengan Ketua Forum KIM Nusantara yang juga didampingi para Pengurus Forum KIM DIY dan Forum KIM Kabupaten Kulon
 Progo sebagai inisiator audensi ini. Dalam acara audensi tersebut diawali sambutan Rektor Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta Dr. Edhy Sutanto  ST, M.Kom menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua Forum KIM Nusantara dan juga Forum KIM DIY dan Kabupaten di Kampus Akprind ini. Tujuan audensi ini akan  mengadakan rencana kerjasama antara Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta dengan Forum KIM Nusantara. Sebagai gambaran , Rektor menyampaikan program study yang ada di Akprind dan sekaligus mengenalkan pihak yang bertanggung jawab bidangnya dan bisa hadir langsung dalam audensi tersebut. Sementara itu Yus Hertiman selaku Ketua Forum KIM Nusantara menggambarkan bagaimana awal terbentuknya Forum KIM yang sejak awal komitmen untuk kemandirian lembaga Forum, sekarang sudah terbentuk 10 Propinsi selama 3 bulan terakhir, harapannya tahun 2022 diharapkan semua propinsi sudah terbentuk Forum KIM nya. Selain kelembagaan juga terkait tugas dan fungsi forum terus berupaya memotivasi anggota dan pengurus untuk bergabung dalam forum kim di wilayahnya masing masing. Terkait dengan audensi hari ini Kang Yus sangat bangga dan gembira karena Forum KIM atas keterbatasannya digandeng untuk kerjasama sesuai yang dibutuhkan KIM masing masing wilayah, baik bentuk pembinaan, pendidikan dan pelatihan dalam peningkatan kapasitas SDM dalam kepengurusan KIM. Sebagai gambaran telah dicoba untuk membantu ATTG untuk KIM di Kabupaten Kulon Progo.paparnya.
Gambaran singkat Forum KIM di DIY disampaikan Ketua Forum KIM DIY Suripto bahwa se DIY telah terbentuk 5 Forum KIM Kabupaten Kota se DIY , untuk Kapanewon belum semuanya terbentuk diharapkan tahun 2022 semua Kapanewon membentuk KIM yang nantinya akan membentuk KIM Kalurahan yang menjadi motor penggerak di lini lapangan. Hal ini penting terbentuknya lembaga di lini lapangan sebagai sasaran program secara langsung. Suripto berharap Kerjasama ini nantinya sesuai kebutuhan KIM di wilayah,  Suripto mencontohkan SDM dalam memakai HP Androit perlu pelatihan khusus sehingga manfaat HP banyak nilai tambahnya. Hal ini perlu pelatihan khusus dalam penggunaan media. Apalagi di Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta mempunyai prodi bidang informasi, berarti sesuai dan cocok kalau KIM ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya.
Selanjutnya Mas Zazin Sulaeman sebagai penghubung pertama audensi ini, berawal dari MOU Dinas Kominfo Kabupaten Kulon Progo dalam pelaksanaannya diserahkan kepada Forum KIM atau KIM Kabupaten Kulon Progo. Dalam perkembangannya ternyata yang memperoleh manfaat adalah beberapa KIM Kalurahan di Kulon Progo. Karena kebutuhan KIM itu cukup banyak dan variatif yang dibutuhkan maka audensi inilah untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Ternyata benar bahwa di Institut Akprind ini banyak program studi yang dibutuhkan oleh KIM di Kalurahan sesuai yang dibutuhkan. Salah satu contoh TTG yang sudah dipraktekan di lapangan. Kedepan ada program lain yang perlu dikembangkan. Papar Zazin pungkasnya.
Dalam diskusi akhirnya sepakat setelah mengetahui potensi yang bisa bersinergi dan kolaborasi di KIM Kalurahan maka Kedua belah pihak antara Forum KIM Nusantara bersepakat untuk mengadakan MOU dengan Institut Sains & Teknologi Akprind Yogyakarta , untuk itu dokumen MOU sedang dipelajari oleh Bidang Keiembagaan dan Litbang Forum KIM Nusantara yang dalam waktu dekat segera ditanda tangani bersama antara Rektor Institut Sains dan Teknologi Akprind Yogyakarta dan Ketua Forum KIM Nusantara.
KIM DIY melaporkan....( srp ).

sejarah kim nas community

#kimnascommunity